Jika rasa pegal muncul setelah banyak berjalan, berdiri, duduk terlalu lama, atau melakukan aktivitas fisik, langkah-langkah tersebut dapat membantu mengurangi rasa tidak nyaman sebelum tidur
Namun, apabila keluhan sering berulang atau disertai gejala lain, penyebabnya perlu diperhatikan lebih lanjut. Coba cek melalui penjelasan di bawah ini!
Saat betis terasa pegal menjelang tidur, Anda dapat mencoba beberapa cara sederhana untuk membantu mengurangi rasa tidak nyaman. Pilih metode yang sesuai dengan kondisi tubuh dan hentikan jika gerakan justru membuat rasa sakit bertambah.
Peregangan ringan dapat membantu mengendurkan otot betis yang terasa tegang setelah digunakan sepanjang hari.
Anda dapat meluruskan kaki lalu menarik telapak kaki perlahan ke arah tubuh hingga terasa regangan ringan pada bagian belakang betis. Lakukan gerakan secara perlahan tanpa memaksakan rentang gerak agar otot tetap nyaman.
Pijatan lembut dapat membantu memberikan rasa nyaman pada betis yang terasa lelah atau tegang setelah beraktivitas.
Gunakan telapak tangan untuk memijat area betis secara perlahan selama beberapa menit tanpa memberikan tekanan berlebihan pada bagian yang terasa sakit. Cara ini dapat dilakukan sambil beristirahat sebelum tidur agar tubuh lebih rileks.
Air hangat dapat memberikan sensasi nyaman dan membantu otot yang terasa tegang menjadi lebih rileks.
Anda dapat mandi dengan air hangat atau menggunakan air hangat untuk merendam kaki sebagai bagian dari rutinitas malam setelah beraktivitas. Pastikan suhu air terasa nyaman dan tidak terlalu panas agar kulit tetap aman.
Jika betis terasa pegal setelah berjalan jauh, berdiri lama, atau melakukan aktivitas fisik, berikan waktu bagi kaki untuk beristirahat.
Anda dapat duduk atau berbaring dalam posisi yang nyaman sambil mengurangi aktivitas yang membebani kaki. Jika terdapat pembengkakan ringan setelah banyak berdiri atau berjalan, meninggikan kaki saat beristirahat juga dapat membantu memberikan rasa nyaman.
Kebutuhan cairan yang cukup penting untuk mendukung fungsi tubuh, termasuk fungsi otot.Â
Biasakan minum secara teratur sepanjang hari, terutama setelah berolahraga atau melakukan aktivitas yang membuat tubuh banyak berkeringat. Jangan menunggu sampai merasa sangat haus untuk mulai memenuhi kebutuhan cairan.
Baca Juga: Beberapa Manfaat Air Hangat untuk Tubuh Anda yang Perlu Dipahami
Betis digunakan untuk menopang tubuh ketika berdiri, berjalan, berlari, dan melakukan berbagai aktivitas sehari-hari.Â
Karena itu, rasa pegal yang baru terasa saat malam hari dapat berkaitan dengan beban aktivitas yang dilakukan sejak siang. Beberapa kebiasaan dan kondisi berikut dapat menjadi faktor yang memengaruhi munculnya rasa tidak nyaman pada betis.
Berjalan jauh, menaiki tangga, berolahraga dengan intensitas tinggi, atau melakukan aktivitas fisik yang lebih berat dari biasanya dapat membuat otot betis bekerja lebih keras.
Setelah aktivitas berakhir, kelelahan otot dapat membuat betis terasa pegal atau tegang ketika tubuh mulai beristirahat. Kondisi tersebut biasanya lebih mudah terjadi ketika peningkatan aktivitas dilakukan secara tiba-tiba tanpa memberikan tubuh waktu untuk beradaptasi.
Mempertahankan posisi duduk atau berdiri dalam waktu lama dapat membuat kaki terasa berat dan kurang nyaman.
Keluhan tersebut dapat semakin terasa pada malam hari setelah kaki menopang atau mempertahankan posisi yang sama selama berjam-jam. Memberikan jeda untuk bergerak dan mengubah posisi secara berkala dapat membantu mengurangi rasa kaku pada kaki.
Setelah beraktivitas sepanjang hari, seseorang mungkin langsung duduk atau berbaring dalam waktu lama tanpa melakukan gerakan ringan.
Perubahan dari aktivitas tinggi ke kondisi diam secara tiba-tiba dapat membuat tubuh terasa kaku ketika mulai beristirahat. Peregangan ringan pada kaki dapat menjadi bagian dari rutinitas untuk membantu tubuh beralih dari aktivitas menuju waktu istirahat.
Kehilangan cairan melalui keringat tanpa diimbangi asupan yang cukup dapat memengaruhi kondisi tubuh dan fungsi otot.
Faktor ini juga dapat berkaitan dengan munculnya kram pada sebagian orang, terutama setelah aktivitas fisik. Karena itu, menjaga hidrasi sepanjang hari merupakan salah satu kebiasaan yang dapat mendukung kenyamanan otot.
Baca Juga: Apakah Benar Manfaat Air Panas untuk Tekanan Darah yang Stabil? Pahami di Sini!
Betis pegal umumnya menggambarkan rasa lelah, berat, tegang, atau tidak nyaman pada area otot, sedangkan kram merupakan kontraksi otot yang terjadi secara tiba-tiba dan dapat terasa sangat nyeri.Â
Kram kaki pada malam hari atau nocturnal leg cramps sering terjadi pada otot betis dan dapat berlangsung selama beberapa detik hingga beberapa menit.
Perbedaan ini penting karena tidak semua rasa pegal pada betis merupakan kram. Jika otot tiba-tiba mengeras dan berkontraksi dengan rasa sakit yang kuat, keluhannya lebih menyerupai kram daripada pegal biasa.
Selain mengetahui cara mengatasi betis pegal di malam hari ketika keluhan muncul, Anda juga dapat memperhatikan kebiasaan sepanjang hari.Â
Pencegahan terutama berkaitan dengan pengelolaan aktivitas, peregangan, waktu istirahat, dan kecukupan cairan.
Peregangan ringan sebelum tidur dapat membantu mengurangi ketegangan pada otot setelah digunakan sepanjang hari.
Gerakan sebaiknya dilakukan secara perlahan dan tidak menimbulkan rasa sakit. Jadikan peregangan sebagai bagian dari rutinitas malam agar tubuh memiliki waktu untuk beralih dari aktivitas menuju istirahat.
Jika aktivitas sehari-hari mengharuskan Anda duduk atau berdiri dalam waktu lama, usahakan untuk mengubah posisi secara berkala.
Berjalan sebentar atau melakukan gerakan ringan dapat membantu mengurangi rasa kaku akibat posisi statis. Kebiasaan sederhana ini juga membuat kaki tidak terus-menerus berada dalam posisi yang sama selama berjam-jam.
Peningkatan intensitas olahraga sebaiknya dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan tubuh.Â
Berikan waktu pemulihan yang cukup setelah aktivitas berat dan hindari memaksakan tubuh ketika otot masih terasa sangat lelah. Pemanasan dan peregangan yang sesuai juga dapat membantu mempersiapkan otot sebelum aktivitas.
Pastikan Anda minum secara teratur untuk membantu menjaga kebutuhan cairan tubuh.Â
Perhatian terhadap hidrasi menjadi semakin penting ketika cuaca panas atau aktivitas fisik membuat Anda lebih banyak berkeringat. Kebiasaan tersebut dapat menjadi bagian dari upaya menjaga fungsi otot tetap optimal.
Baca Juga: Ingin Lebih Rileks? Ini Cara Relaksasi dengan Air Hangat untuk Meningkatkan Kesehatan
Betis yang sesekali terasa pegal setelah aktivitas biasanya dapat membaik dengan istirahat dan perawatan sederhana.Â
Namun, Anda sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila keluhan sering berulang, mengganggu tidur, berlangsung terus-menerus, atau semakin berat.Â
Kram atau nyeri kaki yang sering mengganggu tidur juga menjadi alasan untuk mendapatkan evaluasi medis.
Perhatikan pula apabila rasa tidak nyaman disertai pembengkakan, kemerahan, mati rasa, kelemahan, atau perubahan kondisi kaki yang tidak biasa.Â
Gejala tersebut tidak sebaiknya dianggap sebagai pegal biasa karena dapat membutuhkan pemeriksaan untuk mengetahui penyebabnya. Hindari mencoba menentukan diagnosis sendiri hanya berdasarkan lokasi dan rasa sakit yang muncul.
Air hangat dapat menjadi bagian dari rutinitas relaksasi setelah kaki digunakan beraktivitas sepanjang hari.
Sensasi hangat dapat membantu tubuh terasa lebih nyaman dan mendukung relaksasi otot, sehingga mandi air hangat atau merendam kaki dapat dipadukan dengan peregangan ringan sebelum tidur.
Penggunaan air hangat untuk relaksasi juga sudah menjadi topik yang dibahas dalam beberapa artikel Rheem mengenai manfaat air hangat dan waktu yang tepat untuk merendam kaki.
Untuk mendapatkan air hangat dengan lebih praktis di rumah, Anda dapat mempertimbangkan penggunaan water heater listrik dari Rheem yang sesuai dengan kebutuhan.
Bahkan Anda juga bisa mengakses berbagai produk Rheem dari distributor resmi Rheem, yaitu DVS World.Â
Dengan ketersediaan air hangat yang lebih mudah, rutinitas mandi atau relaksasi setelah beraktivitas dapat dilakukan dengan lebih nyaman.
Apabila Anda memiliki pertanyaan terkait kebutuhan water heater agar tak salah pilih, langsung hubungi Rheem sekarang!
Subscribe
At Rheem, we strive to innovate
best-in-class products to lead the industry
in
environmental improvements.
Sustainability